Doraemon movie: Nobita and the Birth of Japan movie review

Doraemon the movie: Nobita and the Birth of Japan
-Rabu, 22 Februari 2017-



Jepang yang sudah resmi terpilih sebagai tuan rumah Olimpiade musim panas 2020 baru saja mengumumkan beberapa karakter anime sebagai maskotnya, sebuah keputusan yang sedikit out of the box, tetapi membuktikan kepada dunia betapa kayanya dunia anime Jepang, sebagai ketua kontingen terpilih Son Goku dari Dragon Ball dengan anggota antara lain : Naruto, Luffy, Shincan, Pretty Cure, Usagi dari Sailor Moon dan Astroboy.


Walaupun tahun 2020 masih cukup lama, tetapi promo Jepang sudah dimulai dari awal tahun 2017, bahkan beberapa merchandise dari beberapa maskotnya sudah dijual untuk umum, salah satu promo yang dipergunakan untuk memperkenalkan Jepang ke dunia International adalah dengan menggunakan karakter paling terkenal dalam dunia anime, karakter tersebut adalah Doraemon. Karakter robot kucing rekaan Fujiko F Fujio ini hadir kembali dalam film ke-36nya yang memiliki judul asli Eiga Doraemon Shin Nobita no Nihon Tanjou (Nobita and the Birth of Japan), film ini merupakan remake dari film aslinya yang rilis pada tahun 1989 berjudul sama.

Banyak yang mengenal Doraemon lebih kepada karakter-karakternya, tetapi tidak banyak yang mengetahui sejarah asli dari Doraemon, seperti mengapa Doraemon tidak memiliki telinga, mengapa karakter kucing seperti Doraemon bisa memiliki ketakutan yang luar biasa terhadap seekor tikus dan mengapa Doraemon berwarna biru, ternyata Doraemon aslinya berwarna kuning dan ia kehilangan telinganya karena kesalahan dari seorang pembuat tanah liat bernama Sewashi-san, ketika ia membuat contoh patung tanah liat Doraemon, ia memerintahkan robot tikus untuk memakan telinga tanah liat tersebut sehingga contoh patung tersebut menjadi terlihat seperti model 3 dimensi, tetapi ternyata robot tikus tersebut salah dan memakan telinga asli dari Doraemon, kejadian inilah yang membuat Doraemon menjadi sangat takut terhadap seekor tikus.

Akibat kehilangan telinganya, Doraemon selalu menjadi bahan ejekan seluruh teman-temannya bahkan kekasihnya yang bernama Noramyako, akibat selalu ditertawakan, Doraemon menjadi depresi dan menghibur diri dengan memakan obat bahagia, tetapi kembali kesalahan terjadi, bukannya memakan obat bahagia, ia malah memakan obat sedih, akibatnya Doraemon menangis terus menerus selama 3 hari nonstop, yang mengakibatkan cat tubuhnya luntur dari warna kuning berubah menjadi warna biru dan oleh sebab itu pula Doraemon akhirnya memiliki suara serak.

Film Doraemon terbaru ini disutradarai oleh Shinnosuke Yakuwa, kisahnya sendiri masih sama dengan film aslinya, diawali dengan Nobita yang ingin kabur dari rumah dan berniat hidup bebas dan mandiri karena selalu dimarahi saat di rumah maupun di sekolah. Ternyata teman-teman Nobita seperti Shizuka, Suneo dan Giant juga memiliki keinginan yang sama, akhirnya Doraemon harus turun tangan dan membantu mereka dengan mesin waktu untuk kabur dari rumah menuju Jepang 70 ribu tahun yang lalu, dimana saat itu Jepang masih berupa daratan kosong. (www.theInigo.com)


Trailer Doraemon movie: Nobita and the Birth of Japan


No comments